Kencan Pertama Gagal, Perlukah Kencan Kedua ?

8:56 PM

(0) Comments

ANDA tertarik pada seseorang, entah kenal lewat internet, teman atau sarana lain. Kemudian janjian kencan dan ternyata tidak seindah yang Anda bayangkan sebelumnya. Kebanyakan orang langsung memutuskan bahwa mereka tidak cocok. Keputusan yang terlalu cepat seperti itu bisa merugikan diri sendiri.

Banyak orang yang terlalu berpegang pada kesan pertama. Saat kencan pertama memberikan kesan tidak menyenangkan, lawan kencan akan segera mengambil kesimpulan bahwa ‘dia bukan orang yang kucari’.

nda malu, tak ada salahnya memberinya kesempatan untuk kencan kedua.

Terkadang api yang kecil bisa membesar jika diberi kesempatan. Itulah pentingnya kencan kedua. Jika kencan kedua terbukti lebih menyenangkan, ada sejumlah alasan yang perlu Anda pertimbangkan kenapa kencan pertama tidak berjalan lancar.

Gugup. Jika percakapan tidak berlangsung dengan lancar, bisa jadi karena ia gugup. Karena itu ada baiknya kencan pertama dilakukan dengan menonton pertunjukan, pameran atau film, terutama jika si dia orangnya pendiam. Dengan demikian Anda punya bahan pembicaraan yang cukup setelahnya.

Kesan baik. Ada kalanya seseorang berusaha terlalu keras menjaga sikapnya agar timbul kesan yang baik, entah dengan bicara terlalu banyak atau malah berdiam diri. Jika di kencan kedua dengan nuansa berbeda, sikapnya tetap sama, berarti pola kepribadiannya memang seperti itu.

Hari buruk. Ada kemungkian si dia baru menghadapi masalah yang masih mengganjal, entah masalah keluarga, kantor atau siklus biologis tubuhnya. Hal-hal seperti ini bisa membuatnya tampil kurang mengesankan. Karena itu tak ada salahnya memberinya kesempatan sekali lagi.

ads

freezy

0 Responses to "Kencan Pertama Gagal, Perlukah Kencan Kedua ?"

Post a Comment