Mitos Tentang Pencegah Kehamilan

8:52 PM

(0) Comments

BANYAK wanita yang percaya tentang hal-hal berkaitan dengan pencegahan kehamilan yang disebarkan secara turun temurun. Berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa ‘kebenaran’ yang mereka percaya selama ini ternyata hanya mitos semata.

Petting dengan perawan tak akan bisa menyebabkan hamil. Selaput dara tidaklah menutup liang vagina seluruhnya. Sedikit lubang untuk keluarnya darah menstruasi masih sangat luas untuk masuknya sperma yang bisa saja terbawa oleh cairan lubrikasi yang mengenai vagina.

Menstruasi. Banyak wanita maupun bisa yang percaya bahwa melakukan hubungan seksual pasa masa menstruasi tidak akan menyebabkan kehamilan. Kenyataan menunjukkan bahwa setiap hari ada peluang untuk hamil, walau peluangnya lebih besar untuk hamil di pertengahan siklus.

Selain masa ovulasi seringkali tak bisa diperkirakan dengan pasti, penelitian terakhir menunjukkan bahwa tidak sedikit wanita yang tampaknya melepaskan telur lebih dari sekali dalam sebulan. Belum lagi kenyataan bahwa sperma bisa bertahan sampai lima hari di dalam uterus.

Menyusui. Menyusui juga seringkali dianggap sebagai cara KB yang efektif. Saat menyususi, ovulasi dan menstruasi biasanya memang tak terjadi. Tapi dalam periode tertentu dan tidak sama untuk tiap wanita. Kebanyakan dokter memperkirakan paling lama satu tahun tidak terjadi ovulasi.

Ejakulasi di luar, juga dianggap bisa mencegah kehamilan. Padahal cairan lubrikasi umumnya juga mengandung sejumlah sperma yang cukup untuk membuahi sel telur. Belum lagi kemungkinan adanya percikan cairan ejakulasi yang sempat masuk dalam vagina.

Mencuci vagina setelah berhubungan seks, baik dengan shower atau vaginal douching tak akan bisa mencegah kehamilan. Vaginal douching mengurangi kemungkinan hamil paling banyak hanya 30% saja. Hal ini disebabkan sejumlah sperma pasti sudah masuk dalam uterus saat vagina dibersihkan.

Tak sedikit pria maupun wanita yang heran saat mendapati hamil padahal hanya satu kali berhubungan seks. Ada juga yang percaya hubungan seks pertama kali tidak akan membuat hamil. Selama ada sperma masuk ke dalam vagina, kemungkinan hamil amat besar.

Terlalu tua untuk hamil. Memang semakin bertambah usia, kesuburan juga berkurang. Akan tetapi berapapun usia Anda, jika masih ada menstruasi, berarti kemungkinan hamil masih ada. Jika sudah tidak menstruasi selama setahun penuh, baru bisa dibilang aman untuk berhubungan seksual tanpa takut hamil.

ads

freezy

0 Responses to "Mitos Tentang Pencegah Kehamilan"

Post a Comment